Oleh: umybilqis | Mei 27, 2009

Sepuluh kiat meraih kebahagiaan

SEPULUH KIAT MERAIH KEBAHAGIAAN

Bersabarlah sesungguhnya Allah akan mengiringi kesusahan dengan kemudahan
Mudah-mudahan kesusahan itu akan lenyap dengan segera.

Seorang pakar psikolog Amerika bernama D. Dicks mengatakan bahwa kehidupan yang bahagia adalah seni yang indah. Ia mempunyai sepuluh point sasaran yaitu :

1. Biasakanlah diri anda melakukan pekerjaan yang anda sukai. Jika pekerjaan itu tidak mudah anda kerjakan. Isilah waktu senggang ada dengan menyalurkan hobi yang paling anda sukai, kemudian dalamilah ia.
2. perhatikanlah kesehatan fisik, karena sesungguhnya kesehatan fisik adalah jiwa kebahagiaan, yaitu dengan mengaturb pola makan dan minum tanpa berlebihan. Membiasakan olahraga dan menjauhi kebiasaan buruk dan merugikan.
3. hendaklah anda mempunyai sasaran dalam hidup anda, karena sesungguhnya hal tersebut akan membangkitkan gairah dan semangat anda.
4. jalani hidup menurut apa adanya dan terimalah segala sesuatunya, baik yang manis maupun yang pahit dengan hati yang lapang.
5. hayati hidup yang sedang dijalani, jangan menyesali hal yang sudah berlalu dan jangan pula memusingkan hari esok yang belum tiba.
6. gunakanlah pikiran anda sebelum melakukan pekerjaan apapun atau keputusan apapun. Agar kelak tidak mencela atas keputusan anda dan apa yang bakal anda peroleh nanti.
7. senantiasalah memandang orang yang ada di bawah anda.
8. biasakanlah diri anda untuk murah senyum.berjiwa periang dan berteman dengan orang2 yang optimistis.
9. hendaklah anda berbuat untuk membahagiakan orang lain agar beroleh harumnya kebahagiaan.
10. pergunakanlah berbagai kesempatan yang cerah lagi indah anggaplah itu sebagai terminal keharusan bagi kebahagiaan.

Oleh: umybilqis | Mei 19, 2009

Mengharap Cinta

Terengkuh jalan yang panjang…
Harapkan ketenangan hati….
kejernihan fikiran …
bagai embun di pagi hari….
Kau ada saat ku butuhkan…
cintaMu kan hadir seiring hadirnya cinta dari yang mencintaiMu…
Kegalauan hati dan Kegersangan jiwa …
kan sirna dengan mengingat -Mu….
Harapku….
CintaMu di keseharianku…
Harapku untuk berjumpa denganMu…

Oleh: umybilqis | Mei 12, 2009

Setitik cerita

Assalamualaikum. Wr. Wb Apa kabar temen-temen semua?? Subhanallah betapa kerinduan ini begitu memuncak setelah sekian lama tak dapat bercerita dan berbagi. Hampir saja blog ini menjadi sampah yang tak berguna, sampe ada temen yang bilang kalo blognya bisa lumutan nanti karena lama gak di update. Alhamdulillah kali ini saya ada sedikit kesempatan untuk sharing dan melepas rindu pada temen-temen semua. Tak lupa juga saya ucapkan terima kasih pada temen2 yang sudah mensuport saya.

Banyak sekali kejadian yang saya alami selama fakum. Dimana telah membawa saya pada dunia yang sama sekali berbeda dengan sebelumnya.

Berbicara mengenai cita-cita… dahulu waktu kecil begitu banyak terbenam keinginan yang begitu umum di miliki oleh anak kecil sebagai contoh: dokter,pekerja kantoran,pagawai negri dll. seiring dengan semakin bertambah umur saya semakin berubah ubahlah cita-cita saya. Apalagi setelah mendapat gambaran realita seperti apakah sebenarnya cita-cita saya itu. Kala itu yang ada di benak saya adalah saya harus sekolah dan belajar. Waktu SMK saya ditanya oleh guu BK mengenai cita-cita, dan jawaban saya adalah menjadi wanita karir yang sukses. Tapi pertanyaanya karir dalam bidang apa??sukses yang bagaimana?

Karena saya basic-nya di Accounting maka saya ambil kuliah jurusan akuntansi. Setelah lulus dan mengalami sendiri pekerjaan seorang Accounting seperti apa. Saya menjadi sedikit sangsi bisa terus berkutat di bagian ini, ada ketidak puasan dan ketidaknyamanan dalam hati. Ketika bersilaturahim dengan temen kuliah yang sama2 sudah lulus, mereka ternyata banyak yang mengabdkan diri didunia pendidikan.Saya berfikir, begitu mulia mereka menularkan ilmu yang pahalanya tidak akan pernah habis sampe akhir hayat. Sempat terbesit untuk ambil akta4 supaya bisa mengikuti jejeak mereka.Sampai akhirnya dengan proses yang saya yakin melalui izin Allah saya terdampar di dunia pendidikan yang sama sekali belum pernah saya alami.Dengan proses seleksi yang cukup ketat Subhanallah tak pernah saya sangka kalo saya bisa berkesempatan menjadi guru.

Terima kasih atas do’a dan semangat yang telah temen2 berikan untuk saya.

Alhamdulillah ….Allahuakbar…..

Wassalamualaikum Wr. Wb

Oleh: umybilqis | Januari 30, 2009

Sebuah episode

Assalamualaykum….

dalam hidup….

episode demi episode harus kita lewati..

kita tak akan tau apa yang kan terjadi kelak, esok maupun nanti, berusaha dan terus berdoa serta mensyukuri setiap hal yang kita alami adalah hal yang terbaik daripada terus meratap dan menyalahkan keadaan yang tidak kita sukai.

dalam sedih tersimpan kebahagiaan, dalam doa tersimpan keajaiban… Ya Allah jadikan hamba orang yang senantiasa bersyukur dan bersyukur… karena dalam  syukurku tersimpan nikmatMu yang  tiada tara…

temen-temen semua, saya minta maaf sekali jika dalam beberapa bulan terakhir ini fakum dan tidak aktif dalam blog. sehingga tidak bisa membalas dan berkunjung di blok temen2 sekalian. Ini adalah suatu episode juga yang memang harus saya jalani. Dalam kecintaan saya pada sebuah media yang dinamakan internet, ternyata saya harus lebih bisa intropeksi diri. “cintailah segala sesuatu sekadarnya saja”. Sementara ini saya belum bisa menulis banyak dan menumpahkan segala sesuatu yang menumpuk didalan ruang fikir ini. Hanya Allah saja yang tau akan maksud dibalik semua ini, semoga kita semua diberi kemudahan.

InsyaAllah ketika suatu kesempatan telah hadi dalam episode berikutnya, silaturahim ini akan terus berlanjut…..

afwan jiddan….

Wassalamualaykum warahmatullah wa barakatuh.

Oleh: umybilqis | November 12, 2008

Hati Seorang Perempuan

pinky

Pertama kali diciptakanya hawa adalah untuk menemani sang adam, maka diambilah dari tulang rusuk sang adam untuk dijadikan teman hidupnya jadilah “hawa”.

Kaum hawa atau kaum Perempuan diciptakan dengan segala fitrah, keistimewaan dan keunikanya. fitrahnya begitu mulia yaitu menjadi seorang istri yang kelak akan menemani sang suami membangun bahtera rumah tangga, melahirkan keturunan, mendidik anak, mengurus rumah tangga dan masih banyak lagi. Keistimewaanya begitu indah yaitu memiliki perasaan yang halus dan kasih sayangnya kuat, apa yang ia lakukan selalu berdasarkan perasaan dan hati sedangkan para laki-laki lebih mengedepankan logika. Keunikanya adalah sisi lain dari fitrah dan keistimewaan, Perempuan begitu lemah, akan tetapi jika dia tersakiti maka kekuatanya boleh jadi melebihi kekuatan kaum adam.

Saya lebih tertarik membicarakan mengenai halusnya perasaan dan hati seorang perempuan(red:perempuan lebih halus dari wanita). Perempuan…. makhluk yang indah, yang Allah memuliakanya. Allah menganugerahkan kelembutan hati dan halusnya perasaan perempuan bukan tanpa sebab. Akan tetapi banyak hikmah yang mampu kita ambil. Perempuan sholehah dengan kelembutan hatinya, maka akan mampu menenangkan hati suaminya yang tengah gundah gulana.

Akan tetapi karena halusnya perasaan seorang perempuan, maka hal kecil yang begitu sepele kadang melukainya. Dalam masalah ini menurut saya kaum adamlah yang semestinya lebih peka dan menanggalkan keegoisanya agar lebih bisa memahami sang istri (saya bicara dlm konteks rumah tangga). Maka dengan begitu akan lebih membuat perempuan merasa dimuliakan. Sekarang ini Semakin banyak kaum adam yang tidak mencoba memahami perasaan halus perempuan yang menjadi pendamping hidupnya bahkan justru ada yang menganggap lemah dan cengeng. Bukan… bukan begitu wahai kaum adam dalam memperlakukan istrimu. Tirulah perilaku uswah kita tercinta Rosulullah Salallahu alaihiwasalam dalam memperlakukan keluarga dan para istrinya.

semoga semakin banyak kaum adam yang mengerti akan pentingnya memuliakan perempuan..

sehingga berita mengenai perempuan yang tertidas dan teraniaya bisa berkurang..

suatu saat saya ingin membahas ini lebih detail

Oleh: umybilqis | November 5, 2008

Kisah penuh hikmah “pendayung sampan dan profesor”

SmileyCentral.com
Pendayung Sampan Dan Professor
Suatu hari seorang profesor menyewa sebuah sampan untuk membuat kajian di tengah lautan.Pendayung itu merupakan lelaki tua yang sangat pendiam. Profesor sengaja mengupah lelaki tua itu kerana dia tidak mahu orang yang menemaninya banyak menyoal tentang apa yang dia lakukan.

Dengan tekun Profesor itu melakukan tugasnya tanpa menghiraukan pendayung sampan. Dia mengambil air laut dan diisi kedalam tabung uji, digoncang-goncang, kemudian mencatat sesuatu di dalam buku catatan dibawanya. Berjam-jam lamanya Profesor itu melakukan kajian dengan tekun sekali. Pendayung sampan mendongak ke langit, memandang pada awan yang mula berarak kelabu. Dalam hati dia berkata “Hmm..tak lama hujan lebat akan turun..”

“OK semua sudah siap mari kita balik.” Lantas pendayung itu memusingkan sampannya dan mula mendayung ke arah pantai. Dalam perjalanan itu baru Profesor itu membuka mulut menegur pendayung sampan.

“Dah lama kamu mendayung sampan?” Tanya Profesor kepada pendayung sampan. “Hmm..hampir seumur hidupku,” jawab si pendayung ringkas.

“Seumur hidup kamu? Jadi kamu tidak tahu apa-apa selain mendayung sampan?” tanya Profesor itu lagi.

“Ya..”jawab pendayung sampan dengan ringkas.

Profesor belum berpuas hati dengan jawapan pendayung tua itu. “Kamu tahu Geografi?” Si pendayung menggeleng..

“Kalau begitu kamu hilang 25% dari usia hidup kamu.”
“Kamu tahu Biologi?”tanya Profesor itu lagi. Pendayung sampan itu menggeleng lagi.

“Kasihan kamu telah kehilangan 50% dari usia kamu.”

“Kamu tahu Fizik?” Profesor itu masih bertanya. Seperti tadi pendayung sampan itu hanya menggeleng.

“Sungguh kasihan kalau begitu kamu telah kehilangan 75% usia kamu.Malang sungguh nasib kamu semuanya tidak tahu. Seluruh hidup kamu hanya dihabiskan dengan sampan,tak ada gunanya lagi,” Profesor itu mengejek dan berkata dengan angkuh setelah merasakan dirinya yang terhebat. Pendayung sampan hanya mendiamkan diri.

Selang beberapa minit kemudian hujan turun dengan lebat, tiba-tiba ombak besar datang melanda. Sampan yang mereka naiki terbalik. Profesor dan pendayung sampan terpelanting. Sempat pula pendayung itu bertanya, “Kamu tahu berenang?” Profesor hanya menggeleng.

“Sayang sekali kamu telah kehilangan 100% nyawa kamu.” Kata pendayung itu sambil berenang ke pantai meninggalkan Profesor yang angkuh tadi.
posted by 5u|<0r3|\|4i at 6:50 AM

Oleh: umybilqis | November 3, 2008

Rame-rame menyambut “eksekusi”

Diambil dari News hidayatullah..

Aparat keamanan menyiapkan berlapis-lapis untuk tiga lelaki “kerempeng”. Satunya hobi cengengesan, satunya suka berdalil, satunya lagi lihai berorasi. Padahal, tak ada diantaranya memiliki ilmu kebal atau menghilangkan diri

Oleh: Tony TA *

Eksekusi Amrozi, Mukhlas dan Imam Samudra (AMI) tinggal menunggu hari. Butuh keajaiban untuk menunda pelaksanaannya kali ini, tanggap sebuah koran nasional. Pengamanan superketat dan berlapis-lapis. Tak cuma di Nusakambangan, Jawa Tengah. Tiga provinsi lain pun dikabarkan siaga satu; Bali, Jawa Timur dan Banten. Headline media pun selalu menampilkan persiapan ekseskusi mereka yang dituduh dalang bom Bali I itu.

Jaksa dan polisi berkonsentrasi penuh pada persiapan eksekusi—menimbulkan suasana tegang tak hanya di Cilacap, tetapi juga di daerah-daerah lain di luar Jawa seperti Poso.

Heran. Begitu bahayakah ketiga orang, sampai-sampai untuk membunuhnya, seribu Brimob harus siaga di Nusakambangan?

Akses ke Bandara Soekarno Hatta dirazia. Demikian pula jalan menuju candi Borobudur. Hari ini, untuk masuk gerbang Poso, setiap orang harus diperiksa. Siapapun. Jalanan pun tak bersahabat terutama bagi kendaraan bak tertutup.

Padahal, yang hendak mereka eksekusi “hanyalah“ tiga lelaki kerempeng. Satunya hobi cengengesan, satunya pandai berdalil, satunya lagi lihai berorasi. Tak ada satupun diantara mereka yang memiliki ilmu menghilangkan diri. Kesehariannya pun mereka diringkuk sel Super Maximum Security (SMS). Sudah di Nusakambangan, SMS pula. Akses media ke mereka? Butuh perjuangan keras bagi media untuk bisa bertemu mereka. Kesulitan seperti itu, tentu menghambat mereka menyampaikan “pesan-pesan moral” ke publik.

Persiapan yang bisa dibilang berlebih tersebut memicu tanda tanya, “Apa dan siapa di balik semua ‘perhelatan nasional ini’?” Ini kasus (rencana) eksekusi yang luar biasa. Sebelumnya, belum pernah ada persiapan eksekusi sehebat dan segegap-gempita ini. Apakah ini juga merupakan black-campaign untuk menciptakan stigma negatif di hadapan publik, bahwa sosok “teroris” adalah monster yang luar biasa berbahaya, sehingga harus ada upaya extra-ordinary untuk menanganinya? Sehingga, Anda juga harus berhati-hati dan tak henti waspada terhadap lingkungan sekitar. Sebab, “teroris” bisa muncul di mana saja dan menjelma menjadi apa saja.

Kalau momen eksekusi ini hendak dijadikan sebagai kampanye anti-terorisme, sepertinya aparat jangan dulu berharap terlalu besar. Pemerintah juga sebaiknya jangan mau dininabobokkan dengan eksploitasi media terhadap—apa yang sering disebut sebagai—suara hati korban bom Bali, yang tak sabar menanti pelaksanaan eksekusi. Sebab, di balik ingar-bingar suara yang menuntut pelaksanaan eksekusi dan di balik dukungan berbagai negara terhadapnya—konon, menurut seorang kawan yang dekat dengan wartawan, Australia mengucurkan tiga milyar rupiah untuk mendukung eksekusi—ada fenomena menarik yang terjadi di dalam negeri.

Sejumlah tokoh telah siap mewakafkan tanah untuk dijadikan peristirahatan terakhir AMI. Di Cianjur, organisasi massa yang menamakan diri Garis (Gerakan Reformis Islam) mengaku telah menyiapkan lahan sekitar 1 hektar. Kalau memang AMI dan keluarga bersedia dimakamkan di situ, areal itu nantinya akan diberi nama TPM (Tempat Pemakaman Mujahid). Menurut Chep, ketua Garis Pusat, pembangunan TPM ini bukan bermaksud mencari popularitas melainkan karena wasiat dari almarhum H Endang Syafei, ayahnya. “Ini merupakan wasiat dari ayah saya,” kata Chep singkat.

Sementara di Kebumen, warga Ponpes Addal-Diri juga menyiapkan sepetak tanah untuk pemakaman jenazah AMI. Pemimpin Ponpes Addal-Diri KH Khozaki alias KH Syaifudin Daldiri, 65, menyiapkan tanah berukuran 14 x 9 meter di kompleks masjid miliknya.

“Jika dibutuhkan, saya menyiapkan lahan secukupnya,” ujar Khozaki yang juga tokoh Front Toriqotul Jihad (FTJ) tersebut. Dia mengungkapkan, semua itu dilakukan berdasar keyakinannya atas sunah Rasul yang mengharuskan setiap muslim mendukung muslim lain yang masuk golongan syuhada. “Bagi saya, Amrozi dan teman-temanya adalah syuhada,” tegasnya. Motivasi lain? “Saya ikhlas dan tidak mengharapkan apa-apa selain syafaat (pertolongan) Rasul dan rida Allah semata,” ungkapnya. Beberapa daerah juga menyatakan kesanggupan yang sama.

Dalam wawancara dengan sebuah TV, Lulu Jamaludin, adik kandung Imam Samudra menyebut beberapa daerah seperti Kalimantan dan Sulawesi yang menawarkan tanah untuk makam kakaknya. Termasuk, tentunya Banten sebagai tanah kelahiran Imam Samudra.

Tak hanya makam. “Ada sebuah yayasan bernama Yayasan Qudama yang akan didirikan begitu Imam Samudera dipanggil oleh yang kuasa,“ tutur Agus Setiawan, salah seorang anggota TPM (Tim Pembela Muslim). Agus menambahkan, “Kami, selaku kuasa hukum dan pihak keluarga, tidak ingin larut dari banyaknya tawaran yang datang. Kami hanya ingin melaksanakan wasiat terakhir Azis kalau memang nanti dieksekusi,” kata Agus. (Abdul) Aziz adalah nama asli Imam Samudra, yang juga dikenal mempunyai alias Qudama.

Ekspresi lain datang dari Surabaya. Sejumlah orang tak dikenal menempelkan poster dukungan dan simpati kepada AMI. “Mujahid Bisa Mati, Tapi Jihad Akan Tetap Berlanjut”,”Amrozi Syahid, Eksekutor Sangit”, “Syahidnya Amrozi Cs Benih Daulah Islam” “Amrozi Mujahid Vs Amerika Teroris”, “Membunuh Amrozi Cs = menunai Bencana”, “Syahid 3 tubuh, tumbuh 3000 Mujahid”, “Ya Allah hancurkan eksekusi Amrozi Cs”, “Ya Mujahid balas eksekutor.“ Demikian bunyi poster ukuran 50 cm x 100 cm dengan tulisan warna biru. Poster itu ditemukan—diantaranya—di sepanjang jalan Ngagel Jaya Selatan hingga Bung Tomo dan AJBS.

Tak seperti ekspresi simpati dukungan lainnya, poster di Surabaya ini mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian setempat. “Wakapolres mencak-mencak,“ tulis situs www.beritajatim.com.

Ada banyak pihak di negeri ini yang begitu paranoid terhadap—apa yang sering diistilahkan dengan, terorisme. Kemunculan poster-poster seperti itu mestinya ditanggapi dengan wajar. Poster adalah salah satu bentuk ekspresi dukungan sekelompok masyarakat terhadap AMI. Sama dengan kesediaan warga untuk menyediakan lahan, atau menjaga privasi keluarga Imam Samudra, seperti yang dilakukan warga kampung Lopang Gede, Serang, yang membatasi akses warga asing ke wilayahnya. Semua itu tak perlu diartikan berlebih, selain sebatas sebentuk eskpresi dan simpati. Bukankah kebebasan berekspresi dijamin di negeri ini?

Hal yang mestinya disadari banyak pihak adalah; fenomena seperti itu akan terus ada. Bahwa ada sisi lain yang harus dipahami dari sekadar mencitrakan AMI sebagai sosok teroris bak monster yang sangat membahayakan kehidupan masyarakat. Bahwa keyakinan orang terhadap “jihad” sebagai salah satu ajaran Islam, akan tetap dan terus ada; meski orang yang melakukannya dicitrakan paksa secara negative.

Karena itu, setelah menghabiskan Rp. 3 M untuk eksekusi AMI, sepertinya Negara-negara seperti Australia dan negara-negara sponsor anti-terorisme akan terus merogoh kocek lebih banyak lagi untuk kampanye anti-terorisme setelah eksekusi. Sebuah keharusan di tengah kepahitan krisis global yang membelit mereka. []

Penulis adalah editor penerbit Jazeera

Oleh: umybilqis | Oktober 28, 2008

Inisiasi dini penting buat baby

para bunda, para mom’s atau calon bunda pasti dah pernah denger yang namanya inisiasi dini.

yupS… Inisiasi dini adalah menyusui bayi yang dilakukan sesaat setelah kelahiran tanpa membersihkan /memandikan bayi terlebih dahulu. Jadi baby yang baru saja keluar dari rahim sang ibu hanya dilap untuk kemudian diletakan didada ibunya. Adapun posisi bayi ditengkurapkan di atas dada sang ibu, maka secara otomatis sang bayi akan bergerak-gerak dan berusaha mencari puting susu ibunya. Inilah pertama kalinya dia meminum air susu sang ibu yang mana pada 3 jam pertama pasca melahirkan adalah asi terbaik yang mengandung kolostrum yaitu semacam zat antibody untuk kekebalan tubuhnya kelak. Selain itu selama masa pencarian sang bayi akan menjilat kulit ibunya yang mengandung ribuan bakteri baik yang akan masuk ke dalam tubuhnya.

Subhnallah, amazing… benar-benar luar biasa. Bayi yang baru lahir yang diletakan di atas dada sang ibu akan mencari makananya sendiri yaitu asi kurang lebih 1 jam atau minimal 1/2 jam. Setelah menemukan puting susu sang ibu maka dengan refleks sang bayi akan menghisapnya, ini adalah salah satu karunia Allah untuk makhluknya. mungkin ada pertanyaan”apakah bayi itu tidak kedinginan diletakan telanjang diatas dada ibunya?”

jawabnya adalah “tidak”, karena suhu tubuh sang ibu akan menyesuaikan suhu sang bayi. jika bayi kedinginan maka dengan sendirinya suhu badan ibunya akan mengimbangi agar bayinya tidak kedinginan begitu juga sebaliknya.Maka biarkanlah bayi anda menemukan makanan pertamanya yang padat akan gizi dan tak dapat ditandingi oleh susu apapun serta sangat berguna untuk kekebalan tubuhnya kelak.

sesuai pengalaman saya yang sebelumnya sudah menerapkan inisiasi dini untuk putri pertamaku. Ternyata manfaatnya benar-benar bisa dirasakan, anak jadi lebih sehat dan tidak mudah sakit. perkembangan tubuhnya pun terus meningkat, Alhamdulillah…

so.. untuk para calon mom’s para bunda, kenapa tidak dicoba??

bilqis 3 bulan

bilqis 3 bulan

bilqis 9 bulan

bilqis 9 bulan

bilqis 1 tahun

bilqis 1 tahun

Oleh: umybilqis | Oktober 27, 2008

Dibalik cinta sejati

“Yach…. rapat lagi” lagi-lagi untuk kesekian kali aku harus bersabar, karena kalo suami ada rapat setelah office hour sudah pasti aku harus pulang sendiri. Maklum biasanya bisa janjian dan pulang bareng, tapi akhir-akhir ini banyak sekali hal yang membuat dia absen untuk pulang bareng.

Kami sama-sama bekerja di perusahaan yang berbeda, tapi masih di area jakarta. Jam pulang kerja kami tidak beda jauh sehingga kami bisa berangkat dan pulang bareng. Hal ini membuat kami senang, karena kami bisa mengefektifkan kebersamaan sebaik mungkin.

Tapi tidak demikian semenjak dia mulai sibuk dengan urusan kantor, rapat sering jadi faktor yang membuat kami tidak bisa lagi pulang bersama. Sedih, itu pasti pasalnya kalo sudah rapat bisa ditebak jam pulangnya gak mungkin cepat. Jam 09.00 itu terbilang masih sore, bahkan kadangkala lebih malam.

“Aby kenapa sih kalo rapat kantor harus diluar jam kerja?” protesku suatu hari
“Itu peraturan perusahaan say” jawabnya dengan tenang
“emang kenapa kamu tiba-tiba membahas masalah ini?” dia balik bertanya
“gak pa-pa sih, gak enak aja sekarang umy jadi sering pulang sendirian” aku berkilah
“kan gak setiap hari umy” aby menjawab
“walaupun gak setiap hari, tapi kan akhir-akhir ini kok jadi lebih sering ya?” protesku
“aby juga maunya pulang ontime umy, tapi kalo udah dapet tugas dari bos mau gimana lagi”
aku terdiam mendengar jawabanya, apa aku terlalu egois ya?ah sudahlah yang penting hari ini libur, jadi aku bisa bersama suamiku seharian walaupun siangnya aku harus ada acara sebentar.
“oh iya umy, nanti malam aby harus pergi ke yayasan tadi di telfon sama temen-temen katanya mau ada acara sosial” tiba-tiba aby membuyarkanku
“yah aby…” jawabku
“kenapa umy?”
“kok aby pergi lagi sih, kapan waktu buat keluarga nih?”aku mulai protes lagi
“jadi maksudnya aby gak boleh pergi nih?” dia bertanya
“ya nggak gitu sih, tapi kenapa kegiatan itu musti terus menerus ya bie?”
“Tapi ini kan untuk kepentingan orang banyak juga umy, bukan kesenangan aby sendiri”
Setauku Aby memang berjiwa sosial tinggi, tapi untuk urusan yayasan ini memang salah satu tempat favoritnya. Soalnya disanalah tempat teman-teman kesayanganya sering berkumpul dan menjalankan aktivitas sosialnya. Bagiku sih gak ada masalah dengan semua itu, tapi kalo sudah berkumpul dengan teman yayasan, rasanya waktu berjam-jam pun gak akan cukup buat suamiku. Sehingga tak jarang dia sering pulang malam saking asyiknya bercengkerama dengan teman-temanya. Hal itulah yang membuat aku sering merasa jengkel dan kadang dilanjutkan dengan acara ngambek(ya ampun)
akhrinya aku cuma bisa bilang “ya udah lah, terserah” sambil memalingkan muka
“Umy jangan gitu donk, kok jawabanya gak enak gitu?” dia protes
“Aby janji deh nanti kalo udah selesai trus gak ada acara lagi, aby akan disamping umy” dia mulai merayu sambil berpamitan dan kemudian berlalu
tapi aku sudah terlanjur dengan kekesalanku akhirnya hanya bisa menghela nafas panjang.
malam ini aku hanya bisa merenung dan merenung, kenapa hati ini begitu jengkel dan merasa sangat kesal bila suamiku harus pergi untuk sebuah keperluan.
aku mencoba mencari solusi dan pencerahan atas buramnya pemikiranku, apakah istri-istri lain juga diperlakukan demikian oleh suaminya? ini rasanya tidak adil, apa perlu aku juga harus mencari kesibukan diluar sebanyak-banyaknya agar suamiku ngerasain tidak enak kalo ditinggal dirumah sendirian.Akhirnya untuk menghibur diri kunyalakan tape kesayanganku dan ku stel kasetnya Novia kolopaking yang bertajuk tentang kehidupan dunia.

–Duka derita duka laraku didunia…
–tidaklah aku sesali, juga tak akan aku tangisi…
–ketidakadilan yang ditimpakan oleh manusai..
–bukanlah alasan bagiku untuk membalasnya…

“asalakan karena itu tuhan menjadi sayang padaku…
“segala kehendaknya menjadi surga bagi jiwaku…
“bukanya apa… kata manusia yang ku ikuti..
“tetapi pandangan Allah tuhanku yang kutakuti

sampai pada bait ini, terasa sebuah pukulan buatku. Bait ini menjadi bahan perenungan sendiri bagi permasalahan yang sedang kuhadapi.
mulai kutelaah satu per satu arti bait itu yang mendalam “terutama dalam bait”
(–asalakan harena itu tuhan menjadi sayang padaku…)

artinya karena sebuah pengorbanan yang kita lakukan maka Allah jadi sayang pada kita.
* cinta yang hakiki hanya milik Allah
* cinta didunia hanyalah proses untuk mendapatkan cinta yang hakiki
* jadi kegelisahan mengenai perasaanku yang tidak terima jika suamiku sibuk diluar itu tidak beralasan karena sesungguhnya seorang istri memang diciptakan untuk selalu mendukung setiap kebaikan yang dilakukan oleh suaminya tanpa harus merasa di nomorduakan. Karena seyogyanya keihklasan kita mendampingi suami dan mensuport aktivitas positivnya adalah salah satu cara untuk mendapatkan keredhoan suami.Sedangkan keredhoan suami adalah keredhoan Allah, jika kita mampu meraih cinta dan keredhoan suami InsyaAllah keredhoan Allah juga akan mengikutinya.
* The last is.. jika kita ingin meraih cinta yang hakiki yang hanya milik Allah, maka kita harus berkorban untuk itu. Sebisa mungkin… Seikhlas mungkin.

Astagfirullah… akhirnya aku beristighfar memohon ampun atas kelalaianku. Telah berprasangka buruk pada suami.
dan Alhamdulillah sekarang perasaan sesak didada mulai menghilang dan berganti bahagia berharap cinta dari sang maha pencinta.

“suamiku, maafkan aku telah berprasangka dan bertingkah buruk padamu. mulai sekarang aku akan berusaha menjadi istri yang terbaik untukmu. yang mensuport setiap kegiatan positifmu dan belajar untuk terus lebih dewasa” aku mengutarakanya tatkala menyambut kepulangan suamiku malam itu

“maksud umy?” dia bertanya keheranan dengan mimik yang gak percaya
“aby bimbing umy yah..” pintaku
“InsyaAllah umy…” sambil tersenyum dan mendekapku…

Alhamdulillah ya Allah.. ternyata cintaMu begitu indah…

SmileyCentral.com

Oleh: umybilqis | Oktober 27, 2008

weekend in ciater

Akhir pekan adalah saat yang paling ditunggu..
hari minggu kemarin di Ibu-ibu arisan kompleks tempat saya tinggal mengadakan wisata bersama ke ciater
Tujuan kami adalah ke pemandian air panas.
karena saya termasuk salah satu anggota arisan tersebut ( maklum udah ibu-ibu ), ya jadilah saya ikut jalan-jalan. Ternyata heboh juga ya gabung sama ibu-ibu… yang pasti gak bakal kelaperan dey, soalnya pada bawa bekel banyak bangets… hemmm nyumi…..

para mom's yang lagi booming di dalam bus

para mom's yang lagi booming di dalam bus

istirahat plus makan bersama...

istirahat plus makan bersama...

Awalnya acaranya khusus untuk para ibu…dan yang boleh ikut hanya ibu-ibu donk tentunya. Tapi ternyata para Bapak gak ingin ketinggalan mereka menyusul memakai mobil secara diam-diam.. akhirnya bilqis bisa jalan dey sama aby-nya.

Aby dan Bilqis....

Aby dan Bilqis....

lagi milih  oleh-oleh nih...

lagi milih oleh-oleh nih...

Tulisan Sebelumnya »

Kategori