Pertama kali diciptakanya hawa adalah untuk menemani sang adam, maka diambilah dari tulang rusuk sang adam untuk dijadikan teman hidupnya jadilah “hawa”.
Kaum hawa atau kaum Perempuan diciptakan dengan segala fitrah, keistimewaan dan keunikanya. fitrahnya begitu mulia yaitu menjadi seorang istri yang kelak akan menemani sang suami membangun bahtera rumah tangga, melahirkan keturunan, mendidik anak, mengurus rumah tangga dan masih banyak lagi. Keistimewaanya begitu indah yaitu memiliki perasaan yang halus dan kasih sayangnya kuat, apa yang ia lakukan selalu berdasarkan perasaan dan hati sedangkan para laki-laki lebih mengedepankan logika. Keunikanya adalah sisi lain dari fitrah dan keistimewaan, Perempuan begitu lemah, akan tetapi jika dia tersakiti maka kekuatanya boleh jadi melebihi kekuatan kaum adam.
Saya lebih tertarik membicarakan mengenai halusnya perasaan dan hati seorang perempuan(red:perempuan lebih halus dari wanita). Perempuan…. makhluk yang indah, yang Allah memuliakanya. Allah menganugerahkan kelembutan hati dan halusnya perasaan perempuan bukan tanpa sebab. Akan tetapi banyak hikmah yang mampu kita ambil. Perempuan sholehah dengan kelembutan hatinya, maka akan mampu menenangkan hati suaminya yang tengah gundah gulana.
Akan tetapi karena halusnya perasaan seorang perempuan, maka hal kecil yang begitu sepele kadang melukainya. Dalam masalah ini menurut saya kaum adamlah yang semestinya lebih peka dan menanggalkan keegoisanya agar lebih bisa memahami sang istri (saya bicara dlm konteks rumah tangga). Maka dengan begitu akan lebih membuat perempuan merasa dimuliakan. Sekarang ini Semakin banyak kaum adam yang tidak mencoba memahami perasaan halus perempuan yang menjadi pendamping hidupnya bahkan justru ada yang menganggap lemah dan cengeng. Bukan… bukan begitu wahai kaum adam dalam memperlakukan istrimu. Tirulah perilaku uswah kita tercinta Rosulullah Salallahu alaihiwasalam dalam memperlakukan keluarga dan para istrinya.
semoga semakin banyak kaum adam yang mengerti akan pentingnya memuliakan perempuan..
sehingga berita mengenai perempuan yang tertidas dan teraniaya bisa berkurang..
suatu saat saya ingin membahas ini lebih detail







makasih nasehatnya umy. Tapi saya blon punya dari golongan HAWA untuk di pahami dan melatih diri untuk lebih peka (dalam : konteks suami istri )
Oleh: MedanBlogger on November 12, 2008
at 10:19 am
maaf agak bersebrangan pandangan
tulang rusuk tuh kan bengkok
diluruskan susah
kalo dengan kekerasan pasti patah
makanya dengan kelembutanlah Insya Allah dapat “sedikit” meluruskan
CMIIW
Oleh: suwung on November 12, 2008
at 10:45 am
laki-laki dan perempuan masing-masing punya kelebihan
Oleh: Reza Fauzi on November 12, 2008
at 12:03 pm
hmm..denok sebagai perempuan tulen setujuuuuuu..
perempuan itu lembut hatinya, tetapi bs begitu tegar ketika memang harus tegar..
hebat kan??
bangga.com
Oleh: denokdebloeng on November 13, 2008
at 6:56 am
bagus sekali postingannya….
saya pernah merasakan tempat ter-aman, ter-nyaman yang pernah saya jumpai di dunia itu. apa itu? tidak lain dan tidak bukan adalah “berada di pelukan ibu.”
waktu saya kecil dulu, saya sering tidur dalam dekapan ibu. nyaman serta lembut sekali kasih sayangnya.
semoga Allah menjaga ibu saya dirumah, mejaga kesehatannya, memudahkan rizki untuknya, serta melapangkan dadanya.
Oleh: mahabbahtedja on November 13, 2008
at 10:27 pm
wahh…
iyah iyah…
bener bener
hehehe…gak tau mau komen apaan, saya kan juga wanita
Oleh: hik_mah on November 17, 2008
at 5:48 am
umi…. aku salut sama umi… makasih postingannya… ditunggu kelanjutannya
Oleh: Dalila Sadida on November 24, 2008
at 1:27 am
keegoisan…ni biasanya yang jadi biangnya…
Oleh: Oson on November 26, 2008
at 12:24 pm
ya rabb..
lembutkanlah hati hambamu inih..amien..
mmmm..tulisan inih harus dibaca neh sama lelaki harumhutanQ biar dia tau ba9aimana memperlakukan diriQ kelak ketika menikah..hehhe..trimakasii..:)
makasii ju9a suda sin99ah diharumhutan..;)
Oleh: wi3nd on November 27, 2008
at 8:02 am
memang..
kaum adam seringkali menyepelekan hal yang dianggap kecil, padahal pengaruh nya besar pada sang Hawa…
semoga kita semua termasuk orang2 yang selalu mengerti apa kebutuhan orang lain..
Oleh: oRiDo™ on Januari 29, 2009
at 6:14 am
terima kasih atas kunjungannya ke blog saya,,,
sebagai perempuan, saya sependapat.com dg apa yang ditulis umi di atas!!!
Oleh: Izza on Februari 20, 2009
at 11:52 am