Ramadhan di hadapan

Kangen Ramadhan

karya anak ACQ

 

 

“tlah datang menjelang..”

“meluruhkan kerinduan…”

“Ramadhan… sungguh di hadapan…”

 

Demikian penggalan lirik salah satu lagu tentang Ramadhan, tentu kita sebagai umat muslim demikian merindukan kehadiran Ramadhan. Mengapa?

saya yakin setiap kita memiliki jawaban nya masing masing, sembari membayangkan rasanya berada di bulan Ramadhan.

Ketika Ramadhan di hadapan, tentulah di antara kita melakukan bermacam  persiapan. ada yang sibuk menyiapkan menu untuk hidangan sahur dan berbuka nanti, ada yang sibuk mempersiapkan jasmani agar lebih bugar saat puasa, ada yang memperkaya diri dengan ilmu Ramadhan, ada pula yang melakukan pemanasan ibadah – ibadah seperti menambah tilawah, shoum dll. dan masih banyak lagi persiapan lainya.

Nah kali ini saya tertarik untuk menyambut Ramadhan dengan persiapan sedikit ilmu..

mari sama sama kita simak hadist berikut :

Dari Abu Hurairah ra, ia berkata:

Rosulullah SAW bersabda :”Allah azza wa Jalla berfirma : ‘setiap anak adam (manusia) itu membawa manfaat bagi dirinya sendiri kecuali puasa, karena puasa adalah untuk-Ku dan Aku sendirilah yang akan membalasnya.’ Puasa itu adalah perisai. Apabila ada hari puasa salah seorang diantara kalian, maka janganlah ia berkata kotor dan gaduh. Jika seorang memakinya atau memusuhinya, hendaklah ia mengatakan : “sesungguhnya aku sedang berpuasa’ Demi dzat yang jiwa Muhammad berada dalam genggaman-Nya, bau mulut orang yang sedang berpuasa bagi Allah lebih harum daripada bau minyak kesturi. Orang yang berpuasa mengalami dua kegembiraan yaitu : Kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika bertemu Tuhannya karena besarnya pahala puasa”

(HR. Bukhari dan Muslim)

hhmmm… pastilah senang hati kita ketika membaca hadist ini, betapa istimewanya orang yang berpuasa. Sehingga semakin mantaplah kita menyambut bulan penuh berkah dan ampunan. Bahkan bisa jadi tak sabar ingin segera berpuasa,,,

selanjutnya

Dan di dalam riwayat Bukhari dikatakan: “Ia meninggalkan makan, minum, dan kesenangan syahwatnya demi Aku. Puasa adalah untuk-Ku dan Aku sendirilah yang akan membalasnya. Kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat.”

Dan dalam riwayat Muslim dikatakan “setiap amal anak adam (manusia) itu dilipatkan (pahalanya), satu kebaikan dengan sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus lipat. Allah Ta’alaberfirman: ‘Kecuali puasa, karena puasa adalah untuk-Ku, dan Aku sendirilah yang akan membalasnya. Orang yang berpuasa itu meninggalkan nafsunya dan makanya demi Aku. Orang berpuasa itu mengalami dua kegembiraan, yaitu kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika bertemu Tuhanya. Dan sungguh bau mulut orang ynag berpuasa lebih harum menurut Allah daripada bau minyak kesturi”

semakin semangat yaa.. menyambut puasa..

Dari Abu Sa’id Al Khundriy ra, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah seorang hamba yang ,ngerjakan puasa karena Allah, melainkan Allah menjauhkan dirinya dari neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun karena puasanya yang sehari itu”. (HR. Bukhari dan Muslim)

sahabat,, pahalan puasa demikian dahsyat ini baru sedikit hadist yang kita baca sebagai bekal pembakar semangat jiwa kita menyambut Ramadhan. masih banyak lagi ayat – ayatnya dan juga hadist hadist yang mengulas tentang isitimewanya puasa dan bulan Ramadhan..

Mari kita terus bekali diri untuk menyambut tamu nan agung..

Marhaban yaa Ramadhan…

 

umi bilbiyer.

 

 

Pernjanjian suci

 

Jpeg

Ikatan itu terjalin atas izin Sang Maha Cinta Insyaa Allah. di ikrarkan dalam kerumunan para saksi yang mengguncang arasy karna kesucianya. ya dan dinamakan “perjanjian suci”

sepuluh tahun yang lalu, 23 Agustus 2006.

ikatan suci yang dinamakan “mitsaqan Ghaliza” telah mengubah statusku seketika. mampu mengubah yang haram menjadi halal, mengubah kezaliman menjadi suatu hal yang bernilai ibadah, melengkapi perjalanan kehidupan seseorang. dan mendatangkan rahmah, dan keridhoanNya. dan ikatan itu di sahkan melalui ijab dan qabul.

disebuah desa yang cukup jauh dari perkotaan ikrar itu diserukan.

dalam sebuah rumah yang sederhana, dengan suasana yang cukup mengharukan. disaksikan oleh orangtua terkasih. dengan penuh keyakinan. dan setengah din itu pun digenapkan. demi Allah ta’ala.

 

next “perjanjian suci”

Assalamualaikum,

image1

Konsistensi itu memang tak mudah, perlu diperjuangkan dan harus di aplikasikan dalam kehidupan nyata kita artinya bukan hanya berbentuk khayalan. Terkadang kita begitu terlena dalam menjalani area nyaman kita yang biasa disebut sebagai “zona nyaman”. Merasa cukup, merasa enjoy dan tak banyak yang dilakukan karena hanya seputar itu itu saja kegiatan keseharian. Sebenernya memang tak salah juga sih jika orang sudah nyaman berada di zona nyaman. Boleh jadi itu salah satu bentuk syukurnya, akan tetapi menjadi kurang tepat ketika terkesan stagnan atau jalan ditempat. Sedangkan kita semua butuh berlari kedepan mengejar kian banyak ketertinggalan. Karna hanya orang – orang yang mau bekerja lebih dan berbuat lebih yang akan mendapatkan lebih pula.
“zona nyama” ini lah yang sedang menjangkiti sang admin alias diri saya… dan harus saya kalahkan sesegera mungkin. Lama tak bermain dengan kata membuat lidah ini terasa kaku, jemari ini terasa kelu.. ups terbalik ya..
Teman’s …. Umi bilqis menyapa kembali… dengan segudang cerita baru yang masih menumpuk di kepala.. dan seolah berdesak minta di torehkan dalam tinta episode perjalanan..
“perjanjian suci” akan menjadi rentetan cerita yang mengawali perjalanan ini… seperti apa kisahnya???
Stay tune ya disini…

Salam semangat nge-blog

Eka.

Indahnya menjadi Perempuan Muslim

Assalamualaikum,

Bismillahirrohmaanirrohiim,,

Image result for gambar wanita muslimah

 

wahai kaum hawa…
bersyukurlah engkau atas kodrat dan fitrah yang dikaruniakan Tuhanmu..
betapa islam memuliakanmu…
betapa islam meninggikan derajatmu….

Kaum hawa atau yang biasa disebut Perempuan merupakan makhluk istimewa yang diciptakan oleh Sang Maha Indah. bermacam keindahan dititipkan olehNya yang khusus dikaruniakan untuk perempuan. sifat penyayang, lemah lembut, sabar, dan bermacam hal yang belum tentu ada dalam diri laki -laki.

Ada Fitrah yang dititipkan kepada perempuan diantaranya menjadi istri yang siap mendampingi perjuangan suami, yang siap menjadi penyejuk hati suami ketika sang suami tengah mnegalami kegundahan ataupun menghadapi masalah.. dan berbagai tugas istri lainya. fitrah lainya adlah sebagai seorang ibu, dimana ibu adalah madrasah utama dan pertama bagi anak anaknya. ibu merupakan tempat berlabuh yang nyaman bagi putra putrinya tatkala mereka tengah menghadapi bermacam pelajaran kehidupan dan membutuhkan dorongan dan semangat ketika terjatuh. dan bermacam tugas ibu yang lain yang begitu mulia. Fitrah perempuan juga merupakan tonggak utama bagi tegaknya biduk rumah tangga dan lebih luas lagi ada pepatah bahwa “perempuan merupakan tiang negara”. jika baik perempuan , maka baiklah keluarganya.. negaranya…

mengapa demikian krusial keberadaan kaum perempuan sehingga menjadi tiang negara??. Ya! ini karena perempuan begitu mulia, terutama dimata agama. oleh karena itu, sebagai seorang Perempuan kita harus mengenal betul bagaimana seharusnya menjadi seorang perempuan. kita harus mengenal betul apa saja Fitrah sebagai perempuan, kita harus mengenal betul seperti apa seharusnya seorang Perempuan.

Dewasa ini sangat miris kita mendengar berbagai upaya yang dilakukan oleh kaum kaum yang menurut saya belum menyadari betul tentang “Fitrah dan Indahnya menjadi seorang Perempuan”… mungkin kita sering mengenal istilah yang sering dinamakan “kesetaraan gender”… program ini jelas jelas akan menggerus fitrah dan kodrat seorang perempuan yang sesungguhnya. yang hanya didasarkan pada ke’egoan dan ketidakmampuan menerima kodrat dan fitrah yang indah sebagai seorang perempuan.

kedepan kita kan pelajari lebih lanjut mengenai hal ini, mohon masukan saran dan kritik dari teman-teman semua. mari kita kembalikan hak perempuan yang sesungguhnya yang sesuai dengan syariatNya bukan sesuai dengan egoisme manusia yang mengatasnamakan kebebasan hak asasi manusia.

say no to “Transgender”

Bilbiya.

Bayi kita Magnet kebahagiaan

Assalamualaikum Warrohmatullohi Wabarrokatuh
Bismilahirrohmaanirrohiim…

 

pernahakah kita merasakan ketenangan batin dan keindahan yang tak terlukiskan ketika melihat sosok mungil yang kita sebut “bayi” ??. itulah fitrah dari Allah SWT dan juga karunia yang diberikan kepada kita berupa perasaan bahagia ketika melihat sosok mungil bayi entah itu anak kita maupun bukan. karena bayi diciptakan Allah SWT begitu unik sehingga mampu memberikan ketenangan meski sekedar memandangnya.

” dan orang orang yang berkata “ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang – orang yang bertakwa.” QS Al Furqon ; 74

Terlebih ketika seorang wanita telah menjadi ibu, maka fitrah ke-ibuan yang Allah anugerhakan kepada setiap wanita akan berbuah pada kasih sayang yang timbul secara alamiah. seorang ibu akan memahami betul apa saja yang dibutuhkan oleh bayinya. apa saja maksud tangisan sang bayi dan berbagai hal yang terkait pernak pernik kebutuhan bayi selama masa pertumbuhanya. hanya saja yang perlu di fahami oleh seorang ibu adalah, betapa peran seorang ibu adalah peran yang begitu mulia. ibu tempat anak merasakan hangatnya pelukan, ibu adalah muara bagi seorang anak dalam setiap kejadian keseharianya. jika seorang ibu sudah memahami betul akan peran dan nalurinya, maka dengan sendirinya ia akan menikmati sebuah peran yang begitu agung dan menyenangkan sepanjang masa mendidik dan merawat amanah yang di anugerahkan oleh Allah padanya. saat titik inilah seorang wanita bisa merasakan bahwa “bayi, anak, putra putri kita adalah magnet kebahagiaan kita”. karena apapun yang dilakukan oleh bayi kita anak kita. bukanlah suatu masalah namun ladang pembelajaran bagi kita.

di lain waktu Inshaa Allah akan kita bahas mengenai kelanjutan “indahnya menjadi ibu”..

silahkan kirim replay , saran dan kritiknya…

Bilbiya.biya

Cara memandang Dunia ala Rosulullah SAW.

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Image result for gambar kartun lelaki soleh

Assalamualaikum Warrohmatullohi Wabarrokatuh,

saudaraku,, pernahkah terselip dalam fikiran kita tentang dunia ini. dunia ini sebenarnya apa sih???
ada beberapa yang mengatakan “dunia ini indah”, ada juga yang bilang ” dunia ini semu” , “dunia ini kejam” dan lain sabagainya.
mari kita renungkan sejenak kisah berikut :

suatu ketika Rosulullah SAW pergi ke sebuah tempat ketika malam tiba. saat itu adalah malam pertama ketika beliau mulai merasa sakit. malam ketika Rosulullah SAW tidak dapat tidur. lama sekali beliau berbaring, tetapi mata tidak jua terpejam. akhirnya beliau memutuskan pergi ke suatu tempat.

malam itu adalah malam musim panas yang disertai embusan angin di sekitar kota madinah. Rosulullah SAW keluar hanya ditemani seorang pembantunya. Abu Muwayhiba. beliau berkata kepada Abu Muwayhiba ” aku mendapat perintah untuk memintakan ampun untuk penghuni baqi, baiklah jika engkau berangkat bersamaku”

maka keduanya pergi ke baqi al graqad, pekuburan muslim dideket madinah. ketika sampai di pekuburan itu, beliau berkata kepada penghuni kubur. “salam sejahtera bagimu wahai penghuni kubur! semoga kamu selamat akan apa yang terjadi atas dirimu seperti atas diri orang lain. fitnah telah datang seperti malam gelap gulita yang kemudian menyusul yang pertama dan kemudian lebih jahat datipada yang pertama”

setelah selesai memintakan ampun. Rosulullah SAW berkata ” Abu Muwayhiba, aku telah diberi anak kunci isi dunia ini serta kekekalan hidup didalamnya, sesudah itu syurga. aku disuruh memilih ini atau bertemu dengan Allah SWT kemudian syurga”

hampir memohon , Abu Muwayhiba berkata ” demi ayah bundaku, ambil sajalah kunci dunia ini dan hidup kekal didalamnya kemudian syurga”

“tidak Abu Muwayhiba, aku memilih kembali kepada Allah SWT lemudian syurga”

Demikianlah manusia pilihan , Suri Tauladan sepanjang zaman lebih memilih berada disisi Nya . meskipun mendapat kesempatan hidup kekal di dunia. kita bisa mengambil hikmah dari kisah ini tentang kedudukan dunia yang sesungguhnya,
dalam sebuah hadist juga dikatakan “dunia ibarat penjara bagi kaum mukmin dan syurga bagi kaum kafir”

semakin kita mengejar dunia akan semakin hauslah kita, karena apa yang di dapat tidak akan pernah cukup untuk memenuhi hasrat keinginan manusia yang tamak dan tidak pandai bersyukur. Naudzubillahimindzalik…
semoga kita termasuk ke dalam golongan orang – orang yang pandai bersyukur.

aamiin….
Bilbiya.

seberapa jauh kita mengenal pasangan kita?

Pernak pernik rumah tangga.

Dalam kehidupan pernikahan, kita tentunya mengenal pasangan hidup kita. Mulai dari hal kecil hingga kehidupan paling pribadinya sekalipun. Karna setelah menikah takan mampu kita sembunyikan hal ini dari pasangan hidup kita.

Sepenggal kisah rumah tangga Rosululloh SAW . Tauladan sepanjang zaman.
dalam kehidupan rumah tangga Rosululloh SAW bersama bunda aisyah begitu harmonis. Mereka berdua paham betul apa yang disukai dan tidak disukai pasanganya. Termasuk dari nada suara dan cara berbicara.

“Aku tahu kalau kau sedang senang kepadaku atau sedang marah kepadaku” sabda Rosululloh SAW. Kepada bunda Aisyah.

“Dari mana engkau mengetahuinya?” Tanya bunda Aisyah.

Rosululloh SAW bersabda. “Kalau engkau senang kepadaku, engkau berkata ‘tidak, demi Rabb Muhammad. Akantetapi, apabila sedang marah padaku, engkau berkata ‘tidak ,demi Rabb Ibrahim”

Bumda Aisyah menjawab “demi Allah, memang demikian ya Rosulullah. Aku tidak meninggalkan kecuali namamu saja”

Sedikit contoh betapa pahamnya Rosulullah SAW akan karakter istrinya tercinta.

tingkah sahabat Rosululloh

Karena keramahan Rasulullah SAW ada sahabat yang tidak segan segan melucu dihadapan beliau. Ada seorang sahabat bernama Abdullah. Dikalangan para sahabat lain ia dijuluki keledai tingkah laku sang ini sering membuat Rosululloh SAW Tersenyum . Suatu hari ia pernah mengirimkan hadiah krpada Rosululloh SAW berupa madu dan minyak samin . Namun tidak lama kemudian penjualnya datang ketumah Rosululloh SAW untuk menagih uang. Dikerjai begitu oleh Abdullah. Rosululloh SAW malah tersenyum sambil membayar pedagang tadi.

Menghindari perdebatan.

(Arrahmah.com) – Rasulullah -shollallohu ‘alaihi wasallam- bersabda :

أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِى رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِى وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِى أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ

“Aku menjamin sebuah rumah di pinggir jannah (surga) bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan berkepanjangan meskipun ia dalam kebenaran (al haq), juga sebuah rumah di tengah jannah bagi siapa saja yang meninggalkan berbohong walaupun ia sedang bercanda, serta sebuah rumah di puncak jannah bagi siapa saja yang berakhlak mulia.”

(HR. Abu Dawud, Dinyatakan Hasan shahih oleh Syaikh Al Albani)

Umar Bin Khattab berkata :

لا يجد عبد حقيقة الإيمان حتى يدع المراء وهو محق ويدع الكذب في المزاح وهو يرى أنه لو شاء لغلب

“Seseorang tidak akan merasakan hakikat iman sampai ia mampu meninggalkan perdebatan yang berkepanjangan meskipun ia dalam kebenaran, dan meninggalkan berbohong meskipun hanya bercanda padahal ia tahu seandainya ia mau ia pasti menang dalam percebatan itu”

(Kanzul Ummal juz 3 hal 1165)

Imam Ishaq bin Isa berkata :

المِراء والجِدال في العلم يَذهبُ بنور العلم من قلب الرجل

“Imam Malik bin Anas mengatakan : “Debat kusir dan pertengkaran dalam masalah ilmu akan menghapuskan cahaya ilmu dari hati seseorang”

Imam Ibnu Wahab berkata : “Aku mendengar Imam Malik bin Anas mengatakan :

المراء في العلم يُقسِّي القلوب ، ويورِّث الضغن

“Perdebatan dalam ilmu akan mengeraskan hati dan menyebabkan kedengkian”

semakin langka kita temui..

Bismillahirrohmaanirriohiim..

Assalamualaikum..

Dalam lingkungan masyarakat, kita temui beragam sifat dan karakter. Namun sepertinya sifat dan karakter yg berkembang dewasa ini semakin jauh dari nilai nilai islam sebagaimana Rosulullah ajarkan. Bukanlah hal baru jika kita temui di jalanan dalam berkendara ada orang yg dengan mudah mengeluarkan kalimat dan kata yg tak pantas dan tidak seharusnya. Bukan hal baru ketika ada orang lain yg dinilai kurang berkenan tiba tiba dibentak serasa hanya dialah yang berhak marah. Serta sederet kisah lain yang semakin merebak dalam berbagai aspek kehidupan. Amarah dan nafsu yang diperturutkan ini jika dibiarkan maka akan semakin mengikis budi pekerti yang baik .. tidakah pernah terfikirkan oleh kita keinginan untuk kita berdekat dekatan dengan Suri Tauladan kita ??? sebagaimana sabda Rosulullah SAW. “Sesungguhnya orang yang paling aku sukai dan duduk paling dekat kepadaku pada hari kiamat adalah orang2 yang paling baik budi pekertinya diantara kalian” demikian sabda Beliau “sedangkan orang orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku pada hari kiamat adalah orang orang tsartsar, mutasyaddiq dan mutafaihid. Tsartsar adl mereka yg bicaranya banyak dibuat buat. Mutasyaidiq adl mereka yang berbucara sepenuh mulut, berlagak fasih dan minta dihormati. Mutafaihid adl orang yang sombong”

Jadi…. masihkah kita berfikir untuk tidak memperbaiki diri?? Special for me.

Bilbiya