Assalamualaikum,

image1

Konsistensi itu memang tak mudah, perlu diperjuangkan dan harus di aplikasikan dalam kehidupan nyata kita artinya bukan hanya berbentuk khayalan. Terkadang kita begitu terlena dalam menjalani area nyaman kita yang biasa disebut sebagai “zona nyaman”. Merasa cukup, merasa enjoy dan tak banyak yang dilakukan karena hanya seputar itu itu saja kegiatan keseharian. Sebenernya memang tak salah juga sih jika orang sudah nyaman berada di zona nyaman. Boleh jadi itu salah satu bentuk syukurnya, akan tetapi menjadi kurang tepat ketika terkesan stagnan atau jalan ditempat. Sedangkan kita semua butuh berlari kedepan mengejar kian banyak ketertinggalan. Karna hanya orang – orang yang mau bekerja lebih dan berbuat lebih yang akan mendapatkan lebih pula.
“zona nyama” ini lah yang sedang menjangkiti sang admin alias diri saya… dan harus saya kalahkan sesegera mungkin. Lama tak bermain dengan kata membuat lidah ini terasa kaku, jemari ini terasa kelu.. ups terbalik ya..
Teman’s …. Umi bilqis menyapa kembali… dengan segudang cerita baru yang masih menumpuk di kepala.. dan seolah berdesak minta di torehkan dalam tinta episode perjalanan..
“perjanjian suci” akan menjadi rentetan cerita yang mengawali perjalanan ini… seperti apa kisahnya???
Stay tune ya disini…

Salam semangat nge-blog

Eka.